Senin, 29 April 2019

Pahami Premi Sebelum Berasuransi


Pada praktiknya, premi asuransi jiwa menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk dipahami oleh nasabah karena akan memengaruhi manfaat yang didapat saat membeli salah satu produk asuransi. Premi merupakan uang yang dibayarkan kepada pihak perusahaan asuransi sebagai imbalan jasa atas pengalihan risiko serta kerugian yang mungkin akan diderita oleh nasabah atau tertanggung.

Biasanya, jumlah premi yang akan dibayarkan kepada perusahaan asuransi disesuaikan dengan berbagai pertimbangan seperti kondisi yang bersangkutan. Syarat lainnya juga tentu ada dan juga disesuaikan dengan aturan pada masing-masing perusahaan. Tapi, sebenarnya ada beberapa faktor yang memengaruhi besaran premi yang ditetapkan dalam asuransi jiwa antara lain usia ketika nasabah atau tertanggung membeli produk perlindungan. Semakin tua, maka semakin besar pula preminya karena besarnya risiko kesehatan yang menghadang.

Besaran premi bulanan dan jangka waktu pembayaran biasanya tergantung pada jenis layanan asuransi apa yang diambil. Nah, ini penting diperhatikan agar tidak kalang kabut dalam membayar premi karena akan sangat berpengaruh pada kondisi keuangan kita. Pembayaran premi berlangsung bertahun-tahun dan akan jadi pos pengeluaran bulanan yang rutin dari anggaran kita. Makanya harus benar-benar diperhitungkan sejak awal, agar produk asuransi yang dibeli nantinya tidak mengganggu kestabilan kondisi keuangan.

Di samping itu, penting bagi Anda memilih produk asuransi yang terpercaya dan banyak digunakan oleh masyarakat. Secara tidak langsung, kebesaran namanya juga mengindikasikan kualitas dari produk asuransi yang ditawarkan. Ini juga berhubungan erat dengan premi, lho. Untuk itu, gunakan sebaik-baiknya kesempatan berkonsultasi dan membicarakan besaran premi yang harus dibayarkan kepada perusahaan asuransi tersebut.

Yang paling sering terjadi adalah nasabah atau tertanggung kerap tidak mau membicarakan secara detail kondisi keuangannya dan langsung mengambil produk yang dianggap sesuai. Namun, di kemudian hari justru muncul masalah ketika kemampuan membayar menjadi sangat rendah atau bahkan terhenti.

Memahami tentang premi yang menjadi kewajiban kita tiap bulannya itu penting agar tidak muncul klaim sepihak dari tertanggung yang nantinya merasa dirugikan. Apalagi, sebelum pembelian tentu ada perjanjian yang harus diteliti poin demi poin yang tertera. Beli asuransi jiwa tak segampang beli ikan di pasar, lho. Mari bijak dan pahami produk asuransi yang kita beli !

Sabtu, 13 April 2019

Ketahui Definisi Mastitis dan Penyebabnya


Proses menyusui antara ibu dengan anak yang seharusnya menyenangkan menjadi mimpi buruk apabila penyakit mastitis datang. Bagi Anda yang belum tahu, mastitis adalah infeksi yang menyerang wanita menyusui dan membuat kegiatan menyusui menjadi sangat menyakitkan. Lantas apa saja yang menyebabkan penyakit ini? Berikut ini beberapa penyebab dari mastitis. 

1. Cela Luka di Daerah Puting Payudara 
Penyebab pertama yang mengakibatkan seorang wanita menyusui mengalami penyakit mastitis adalah cela luka di daerah puting payudara. Celah luka itu sendiri biasanya disebabkan oleh hisapan hingga gigitan terlalu keras dari si bayi ketika menyusui. Celah luka tersebutlah yang kemudian lebih memudahkan bakteri untuk bisa masuk dan akhirnya mengakibatkan penyakit. 

2. Payudara Tersentuh dengan Benda Penuh Bakteri 
Penting sekali bagi setiap wanita untuk menjaga kebersihan payudara yang dimiliki apalagi ketika sedang berada di proses menyusui. Bukan tanpa alasan karena apabila payudara sampai tersentuh benda yang penuh bakteri maka bisa mengakibatkan berbagai penyakit. Tidak terkecuali penyakit mastitis yang pastinya akan sangat menyakitkan apabila sampai terkena. 

3. Pengulangan dari Infeksi Mastitis yang Sebelumnya 
Mungkin masih belum banyak yang tahu bahwa apabila seseorang sudah pernah terjangkit penyakit mastitis sebelumnya maka apabila dia memiliki bayi lagi, penyakit ini bisa datang kembali. Seperti yang diketahui penyakit mastitis adalah infeksi yang membuat kegiatan menyusui menjadi sangat menyakitkan bagi seorang wanita dan seringkali timbul rasa nyeri. 

Jadi bisa disimpulkan bahwa penyakit mastitis ini adalah penyakit yang memiliki sifat mengulang dari periode sebelumnya. Bisa diambil kesimpulan bahwa apabila seseorang terjangkit penyakit ini maka bisa jadi itu adalah pengulangan dari periode sebelumnya. Jadi penting sekali bagi setiap wanita menyusui guna memperhatikan kebersihan payudara miliknya. 

4. Seorang Ibu Menyusui yang Memiliki Penyakit Anemia 
Bisa dibilang, hadirnya penyakit ini sangat bergantung dari bakteri yang masuk ke dalam tubuh si ibu. Untuk itulah, ibu yang sedang menyusui dan memiliki daya tahan rendah paling rentan terkena penyakit satu ini. Salah satunya adalah ibu menyusui yang memiliki penyakit anemia. Seperti yang diketahui bahwa penyakit anemia mengakibatkan tubuh yang kekurangan darah. 

Kondisi tersebut lantas berefek pada daya tahan tubuh yang bisa langsung menurun drastis. Daya tahan tubuh yang melemah lantas membuat berbagai bakteri akan mudah untuk bisa masuk. Sesuatu yang membuat penyakit mastitis menjadi mudah untuk bisa menjangkiti ibu tersebut. 

5. Saluran ASI yang Tersumbat 
Penyebab terakhirnya adalah karena saluran ASI yang tersumbat oleh berbagai hal. Nyatanya apabila ASI tersumbat ketika sedang proses menyusui maka bisa menimbulkan berbagai masalah. Salah satu masalah yang paling berbahaya adalah munculnya penyakit mastitis yang pastinya akan sangat mengganggu proses menyusui. 

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat Anda lebih tahu tentang definisi mastitis dan juga berbagai penyebabnya. Meski begitu, Anda tetap jangan sampai lupa untuk memenuhi perlengkapan bayi ketika menyusui. Untungnya, Anda bisa mengandalkan Orami untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut.