Rabu, 27 November 2019

Mengenal 3 Gejala Kanker Rahim Pada Stadium Awal


Sumber gambar alodokter.com

Gejala kanker rahim – mengidentifikasi penyakit adalah satu dari sekian cara mencegah resiko penurunan kesehatan yang lebih drastis. Mengidentifikasi ini tenti tidak bisa dilakukan dengan beragam cara. Ada beberapa metode khusus dan pakem yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah dengan membantukan gejala dengan keluhan kesehatan. 

Berbicara mengenai gejala penyakit, dewasa ini kita semakin dimudahkan dengan ragam informasi yang tersebar di internet. Betapa tidak, kita hanya perlu mencocokkan gejala dengan apa yang sudah ada di sana. Dengan begitu, kita bisa dengan mudah melakukan self identification. 

Ragam penyakit bisa kita identifikasi sendiri dengan mencocokan gejala. Dari penyakit serius sampai ringan, semuanya bisa dilakukan indifikasi. 

Ya, salah satu di antara banyak penyakit tersebut adalah kanker. Kenapa kanker? Karena kanker adalah penyakit serius yang banyak dibahas di internet. Kanker, hampir semua jenisnya, memiliki gejala yang bisa dikenali dan dijadikan rujukan. 

Kanker rahim misalnya. Kanker yang menyerang kaum hawa ini punya beberapa ciri dan gejala yang bisa dikenali. 

Kanker rahim sendiri menjadi satu dari sekian kanker yang membahayakan. Gejala kanker rahim dapat dikenali dengan mudah. Kondisi terburuk dari kanker jenis ini adalah kehilangan nyawa. Sedang kemungkinan buruk yang akan terjadi nantinya adalah pengangkatan rahim. Dengan pengangkatan tersebut, pupus sudah harapan untuk memiliki anak. 

Lantas, bagaimana cara mengidentifikasi kanker jenis ini? Apa saja gejalanya? Untuk tahu jawabannya, yuk langsung simak pembahasannya berikut ini. 

Timbul Nyeri Saat Sedang Berhubungan Badan Dan Buang Air Kecil

Dikutip dari alodokter, penderita kanker rahim umumnya akan mengalami rasa nyeri yang luar biasa saat sedang melakukan hubungan badan dan saat mereka  membuang air kencing. Rasa nyeri itu diakibatkan oleh gangguan sel kanker yang menyerang area rahim.

Pada kasus ini, sel kanker akan mempengaruhi kandung kemih, menekannya, dan membuat penderita mengalami nyeri saat sedang buang air kecil. 

Pun saat penderita melakukan hubungan badan. Saat hal ini dilakukan, penderita akan mengalami sakit yang luar biasa. Nyeri yang dimaksud di sini adalah nyeri yang berkepanjangan. Maksudnya, saat melakukan hubungan badan, penderita akan terus mengalami sakit dan nyeri. Nyeri juga akan diikuti oleh pendarahan. 

Keputihan Yang Berbau Busuk Dan Berwarna Coklat Darah

Dikutip dari hellosehat.com, keputihan umumnya tidak berwarna dan berbau. Jumlah pun bisa dibilang sedikit. Tapi pada kasus penderita kanker rahim, mereka akan mendapati keputihan dengan jumlah yang lebih besar. Keputihan yang didapati oleh mereka  juga berwarna coklat darah dan disertai dengan bau busuk yang menyengat. 

Jika Anda mendapati keputihan yang seperti ini, segerala untuk berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan penanganan. 

Pendarahan Yang Abnormal

Penderita kanker rahim umumnya akan mengalami pendarahan yang tidak bisa. Sebagai contoh; seperti yang disebutkan di atas, saat penderita melakukan hubungan badan, mereka akan mengalami pendarahan yang berkepanjangan (setiap kali melakukan hubungan badan). Intensitas darah yang keluar pun bisa dibilang beragam. 

Selain saat berhubungan badan, pendarahan yang tidak biasa juga terjadi saat penderita mengalami menstruasi dan/atau saat mereka mencapai menopause. 

Khusus pada fase menstruasi, penderita mungkin tidak akan paham dan “ngeh” bahwa dia sedang mengalami kanker. Oleh karenanya, butuh ketelitian untuk membedakan mana penderahan yang normal dan mana yang tidak normal. 

Begitulah gejala kanker rahim. Gejala-gejala di atas bisa Anda jadikan rujukan untuk mencegah kemungkinan buruk terjadi.

0 komentar:

Posting Komentar