Jumat, 10 April 2020

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Pada Pria Berdasarkan Faktor Psikologis

Foto: unsplash.com

Keinginan untuk membahagiakan pasangan sekaligus merasakan kenikmatan berhubungan seksual bersama pasangan menjadi dambaan setiap orang. Jika ternyata ditemukan keluhan atau gangguan, pasti akan membuat frustasi. Gangguan bisa dalam bentuk apa saja, misalnya seperti terjadinya ejakulasi dini.

Ejakulasi dini atau premature ejaculation erat kaitannya dengan disfungsi ereksi. Walaupun keduanya biasa terjadi hampir bersamaan, namun tetap memiliki makna yang berbeda. Keduanya merupakan kegagalan dalam berhubungan seksual yang akan berdampak pada psikis individu, terutama bagi pria.
Diduga sekitar 20 hingga 30 persen pria menikah mengalami ejakulasi dini. Dan mereka yang mengalaminya tidak dapat menahan ejakulasinya. Inilah yang bisa berdampak buruk pada kehidupan Anda dengan pasangan. Anda bisa merasa malu dan kecewa, dan pasangan Anda akan merasa kecewa sekaligus tidak puas karena hubungan seksual yang begitu singkat. Ejakulasi dini yang terus menerus juga dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi ereksi.

Seseorang dikatakan mengalami ejakulasi dini ketika seringkali melakukan ejakulasi dalam satu menit penetrasi, merasa frustasi, tertekan, tidak dapat menunda ejakulasi hampir sepanjang waktu, dan pada akhirnya mereka akan cenderung untuk menarik diri dari keintiman seksual. Namun, itu semua dapat diatasi dengan mempelajari apa penyebab ejakulasi dini beserta cara mengatasi ejakulasi dini pada pria.

FAKTOR PENYEBAB EJAKULASI DINI

Ejakulasi dini dapat terjadi dikarenakan banyak faktor. Menurut beberapa ahli, penyebab ejakulasi dini yaitu faktor psikologis dan faktor biologis. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini.

1. Faktor genetik

Faktor ini bukanlah satu-satunya faktor utama pemicu ejakulasi dini. Namun, jika Anda memiliki riwayat kelurga yang pernah mengalaminya, maka besar kemungkinan Anda juga akan mengalami hal yang serupa.

2. Frustasi dan stres

Faktor ini berhubungan dengan psikologisnya kaum pria. Banyak dari mereka yang masih merasa malu untuk melakukan konsultasi, sehingga membuat diri mereka menjadi lebih tertekan.

3. Adanya gangguan

Gangguan ini berasal dari tubuh manusia itu sendiri seperti gangguan tiroid, hormon, zat kimia di otak, prostat, hingga refleks pada sistem yang mengatur ejakulasi. Tidak hanya itu, orang yang mengalami cedera atau pasca operasi juga rentan mengalami ejakulasi dini. 

4. Pola hidup yang buruk

Pola hidup manusia berbeda-beda, ada yang menerapkan pola hidup sehat, namun tidak sedikit juga mereka yang menerapkan pola hidup semaunya. Dan kebiasaan buruk ini tidak hanya dilakukan oleh kaum pria, melainkan juga kaum wanita seperti merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan bahkan mengonsumsi obat-obatan terlarang.

PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGIS

Faktor psikologis seperti adanya rasa cemas, terlalu bersemangat, merasa bersalah, atau tidak percaya diri dapat mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini. Hal ini terjadi karena keluarnya air mani dikendalikan oleh otak, di mana otak juga merupakan alat pengatur emosi dan kondisi psikologis seseorang.

Selain itu, orang yang mengalami trauma juga dapat mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini. Kondisi kejiwaan seseorang seperti depresi juga bisa menjadi salah satu pemicunya. Sehingga untuk mengatasinya adalah dengan bantuan ahli kejiwaan seperti terapis, psikolog, atau seorang psikiater.

CARA MENGATASI EJAKULASI DINI

Karena faktor psikologis bisa membawa dampak pada kesehatan reproduksi manusia, maka Anda dapat mengikuti cara mengatasi ejakulasi dini pada pria berikut ini.

  1. Mencoba untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan pasangan
  2. Mengubah pola pikir negatif
  3. Melatih perubahan perilaku
Jika Anda menemukan kendala ketika ingin menerapkannya, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Itulah cara mengatasi ejakulasi dini pada pria, semoga bisa membantu dan selamat mencoba!

0 komentar:

Posting Komentar